Tuesday, March 22, 2016
Kebudayaan untuk
Tokoh Nasional Indonesia yaitu ( Abdul Muis )
Yang dimana Tokoh nasional Abdul Muis di masa hidup nya
sebagai Sastrawan Angkatan Balai Pustaka, dan juga sebagai wartawan yang giat
dalam pergerakan nasional. Beliau lahir pada tahun 1886 dan meninggal pada 17
Juli 1959. Abdul muis yang melanjutkan
pendidikan nya ke stovia ( yang saat ini menjadi nama Universitas Indonesia). Namun
karena sakit beliau tidak mnyelesaikan pendidikan nya disana.
Abdul muis memulai karier nya sebagai klerk di departemen
onderwijs en eredienst atas bantuan kerabat Abdul muis yaitu Mr. Abendanon yang
di percaya untuk memegang jabatan sebagai direktur pendidikan. Namun pengangkatan nya itu tidak di sukai karyawan
belanda lain nya. Setelah bekerja selama 2 tahun di tempat tersebut Abdul Muis
memutuskan untuk keluar dari perusahaan tersebut. Dan menjadi wartawan di
bandung (1950).
Pada tahun 1913 ia bergabung dengan sarekat islam dan
menjadi pimpinan redaksi harian kaoem muda, setahun kemudian melalui komite
bumiputera yang di dirikannya bersama kihajar Dewantoro (Tokoh Nasional,
Aktivis Pergerakan Indonesia). Abdul Muis menentang rencana pemerintahan
belanda yang ingin mengadakan acara perayaan peringatan seratus tahun
kemerdekaan belanda.
Semasa hidup nya
abdul Muis sangat lah berjasa dalam pertahanan Indonesia terhadap pemerintahan
belanda sehingga Abdul Muis mendapatkan
Gelar Tokoh Nasional yang di release oleh kepemerintahan indonesia pada tahun
30 – 8 – 1959 SK, 218 Tahun 1959.
Berikut adalah
tokoh nasional yang telah saya kutip
dari sumber.
Biodata :
Muhammad Rezza
Dermawan
1B115119
4KA43
Thursday, February 4, 2016
Masyarakat Kota, Masyarakat Desa, Dan Urbanisasi
A. Menurut Anda apa yang memberi makna bahwa masyarakat kota dan masyarakat desa memiliki masing-masing plus minus dalam kehidupan bermasyarakat ?
Yang memberi makna bahwa masyarakat kota dan masyarakat desa memiliki nilai plus minus adalah dari keberagaman. Keberagaman antar masyarakat kota dan desa membuat kehidupan menjadi lebih berwarna, dan menjadi lebih bermakna,
Kemudian makna lain yang tidak kalah penting adalah pembelajaran, banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari memelihara keberagaman. salah satunya adalah pembelajaran toleransi antar umat beragama.
B. Sebagai mahasiswa bagaimana solusi terbaik bagi masyarakat desa agar tidak melakukan urbanisasi ke kota yang dapat menyebabkan penduduk masyaakat kota menjadi bertambah banyak?
Solusi yang terpikir oleh saya adalah dengan adanya uluran tangan pemerintah setempat yang membuat desa yang dipimpinnya menjadi lebih produktif, mata pencarian unggul daerah harus didukung penuh sebagai sebuah komoditi yang memiliki nilai jual yang menguntungkan bagi masyarakat desa. Dengan adanya dukungan pemerintah setempat, baik dukungan materil maupun moral diharapkan masyarakat desa lebih tergiur dengan prospek penghasilan di desa yang potensial ketimbang memilih hidup luntang-lantung di kota.
Tugas Ilmu Sosial Dasar
Pengertian tentang agama dan Masyarakat
A. Apa yang anda ketahui tentang Agama dan masyarakat?
Yang saya ketahui tentang agama adalah sebuah sistem kepercayaan, yang berkaitan dengan hal-hal yang dianggap benar dan suci, didalamnya terdapat praktek-praktek ritual yang harus dijalankan oleh penganutnya.
Masyarakat adalah sekumpulan orang yang terdiri dari berbagai kalangan, dalam satu wilayah, memiliki hukum serta berbagai peraturan untuk ditaati.
Agama dan masyarakat memiliki hubungan yang erat, yakni agama memiliki fungsi sebagai kekuatan yang mempersatukan, mengikat, dan memelihara eksistensi suatu masyarakat, namun pada saat yang sama agama juga dapat memainkan peranan sebagai kekuatan yang mencerai-beraikan, memecah-belah bahkan menghancurkan eksistensi suatu masyarakat.
Hal ini merupakan konsekuensi dari begitu kuatnya agama dalam mengikat kelompok pemeluknya sendiri sehingga seringkali mengabaikan bahkan menyalahkan eksistensi pemeluk agama lain
B. Bagaimana anda sebagai mahasiswa memiliki kerukunan umat beragama di indonesia?
Cara mahasiswa agar memiliki kerukunan umat beragama adalah menghormati antar umat beragama, yakni dengan cara membiarkan agama lain melakukan peribadatannya masing-masing dengan tentram dan damai
Friday, December 4, 2015
Pranata Sosial
Pranata sosial adalah suatu sistem
tata kelakuan dalam hubungan yang berpusat kepada aktivitas-aktivitas untuk
memenuhi berbagai kebutuhan khusus dalam masyarakat. Pranata sosial berasal
dari bahasa asing social institutions, itulah sebabnya ada beberapa ahli
sosiologi yang mengartikannya sebagai lembaga kemasyarakatan, di antaranya
adalah Soerjono Soekanto. Lembaga kemasyarakatan diartikan sebagai himpunan
norma dari berbagai tindakan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok di dalam
kehidupan bermasyarakat. Dengan kata lain, pranata sosial merupakan kumpulan
norma (sistem norma) dalam hubungannya dengan pemenuhan kebutuhan pokok
masyarakat. Secara umum, pranata sosial mempunyai beberapa fungsi. Berikut ini
fungsi-fungsi pranata sosial.
a. Memberikan pedoman kepada anggota masyarakat
dalam hal bertingkah laku dan bersikap dalam menghadapi masalah kemasyarakatan.
b. Menjaga keutuhan dan integrasi masyarakat.
c. Memberikan pegangan kepada masyarakat untuk
mengadakan sistem pengendalian sosial, artinya sistem pengawasan masyarakat
terhadap tingkah laku anggota-anggotanya.
Selain fungsi umum tersebut, pranata sosial
memiliki dua fungsi besar yaitu fungsi manifes (nyata) dan fungsi laten
(terselubung).
a. Fungsi manifes adalah fungsi pranata sosial
yang nyata, tampak, disadari dan menjadi harapan sebagian besar anggota
masyarakat. Misalnya dalam pranata keluarga mempunyai fungsi reproduksi yaitu
mengatur hubugnan seksual untuk dapat melahirkan keturunan.
b. Fungsi laten adalah fungsi pranata
sosial yang tidak tampak, tidak disadari dan tidak diharapkan orang banyak,
tetapi ada. Misalnya dalam pranata keluarga mempunyai fungsi laten dalam
pewarisan gelar atau sebagai pengendali sosial dari perilaku menyimpang.
Pranata Sosial Menuru
Koentjaraningrat adalah:
1. Memenuhi
kebutuhan kehidupan kekerabatan atau domestic institutions
2. Memenuhi
kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup
3. Memenuhi
kebutuhan ilmiah manusia
4. Memenuhi
kebutuhan pendidikan
5. Memenuhi
kebutuhan ilmiah, menyatakan rasa keindahan dan rekreasi
6. Memenuhi
kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan tuhan atau alam gaib
7. Memenuhi
kebutuhan manusia untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara
8. Mengurus
kebutuhan jasmani manusia
Sumber
: http://ipsgampang.blogspot.co.id/2015/01/pengertian-pranata-sosial-menurut-para.html
Tugas Ilmu Sosial Dasar
Pengertian tentang Kelompok Sosial:
In-Group adalah kelompok social yang individu-individunya mengidenti-fikasikan dirinya dengan kelompoknya. Dalam menunjukkan In-Group-nya dalam kehidupan sehari-hari diungkapkan dengan kalimat : kelom-pok saya, group saya, dsb.
Out Group adalah kelompok social yang oleh individu-individu diartikan sebagai musuh kelompoknya atau lawan In-Group. Out-Group sering sering diungkapkan dengan istilah : kelompok mereka, group mereka, kelas mereka, dsb.
Kelompok primer (Primary group) adalah kelompok social pertama, tempat individu saling mengenal, berinteraksi social, dan bekerja sama yang cukup erat. Contoh : keluarga, kekerabatan, dan pertemanan. Kelompok primer disebut juga face-to-face group, adalah kelompok social yang anggota-anggotanya sering berhadapan muka antar yang satu dengan yang lain. Peran kelompok primer dalam kehidupan manusia sangat penting dan mendasar karena dalam kelompok primer inilah individu pertama kali belajar mengenal diri dan lingkungannya. Melalui kelompok primer seseorang berkembang dan dididik sebagai mahluk social. Pada kelompok primer individu manusia mempelajari nilai-nilai dan norma-norma hidup bersama.
Kelompok sekunder (secondary group) adalah kelompok social kedua, tempat individu berhubungan social yang anggotanya cukup banyak sehingga interaksinya kurang intensif dan kurang erat. Contoh : organi-sasi politik, perhimpunan serikat pekerja, kelompok penggemar sepak bola, dsb. Hubungan antar anggota dalam kelompok sekunder lebih obyektif dan rasional, dan peran kelompok sekunder dalam kehidupan manusia ialah untuk mencapai tujuan tertentu secara bersama-sama
Gemeinschaft (Paguyuban) adalah kehidupan kolektif bersama yang anggota-anggotanya diikat oleh hubungan batin yang murni dan bersifat alamiah serta kekal. Dasar hubungannya ialah rasa cinta dan kesatuan batin yang memang telah dikodratkan.
Gesselscaft (Patembayan) bentuk kehidupan kolektif yang diikat oleh ikatan lahir yang biasanya untuk jangka waktu pendek, bahkan lebih bersifat dalam pikiran belaka. Dasar hubungannya ialah ikatan timbal balik.
Kelompok formal ada dalam setiap organisasi. Kelompok formal (formal group) adalah suatu sub unit organisasi yang resmi yang didirikan dengan anggaran dasar organisasi atau dengan surat keputusan manajer. Contoh kelompok formal: kelompok kerja, panitia, departemen kecil, dan tim proyek. Tujuan kelompok formal: peraturan-peraturan, keanggotaan, pemilihan pemimpin biasanya ditentukan oleh organisasi dalam ketentuan-ketentuan atau perintah organisasi ini.
Kelompok informal (informal group) juga dapat ditemukan dalam setiap organisasi. Kelompok-kelompok ini berkembang menyimpang dari rancangan organisasi yang ditetapkan secara resmi dan kelompok informal hidup sebagai subkultur yang relatif berkuasa atau dominan dalam organisasi. Ada kelompok informal yang terdiri dari para manajer disamping kelompok-kelompok informal yang terdiri dari para pekerja non-pengawas.
Kelompok Sosial Yang Tidak Teratur (Crowd)A. Kerumunan Aktif
B. Kerumunan EkspresifC. Kerumunan Yang Bersifat SementaraD. Kerumunan Yang Bertolak Belakang/Berlawan Dengan Norma Hukum
B. Kerumunan EkspresifC. Kerumunan Yang Bersifat SementaraD. Kerumunan Yang Bertolak Belakang/Berlawan Dengan Norma Hukum
Kerumunan aktif timbulnya secara spontan, bersifat emosional,bersifat destruktif yang bertujuan merusak.Perbuatan ini dilakukan untuk melepaskan perasaan tidak puas, kemarahan maupun kejengkelan terhadap suatu hal.Kerumunan ini dapat menjalar luas karena adanya penularan-penularan sosial.
kerumunan ekspresif tidak mengenal pusat perhatian maupun tujuan yang sama, malainkan hanya mengenal emosi saja.Kerumunan semacam ini tidak merusak, hanya sekadar melepaskan ketegangan emosi sja.
Kerumunan ekspresif dapat berubah menjadi kerumunan aktif.Misalnya penonton sepak bola yang marah pada wasit karena tidak dapat bersikap adil dalam memimpin jalannya sepak bola.
Kerumunan ekspresif dapat berubah menjadi kerumunan aktif.Misalnya penonton sepak bola yang marah pada wasit karena tidak dapat bersikap adil dalam memimpin jalannya sepak bola.
1. Contoh Inconvenient Aggregations
Kumpulan yang kurang menyenangkan karena kehadiran orang lain menjadi penghalang tercapainya tujuan.
Contoh : orang-orang yang- menunggu bis
Kumpulan yang kurang menyenangkan karena kehadiran orang lain menjadi penghalang tercapainya tujuan.
Contoh : orang-orang yang- menunggu bis
2. Panic Crowds
Kumpulan orang-orang yang sedang dalam keadaan panik yaitu orang-orang yang bersama-sama berusaha menyelamatkan diri dari bahaya
Kumpulan orang-orang yang sedang dalam keadaan panik yaitu orang-orang yang bersama-sama berusaha menyelamatkan diri dari bahaya
3. Spectator Crowds
Kerumunan penonton yang terjadi karena ingin melihat suatu kejadian tertentu. Hampir sama dengan khalayak penonton hanya saja kerumunan ini tak direncanakan.
Kerumunan penonton yang terjadi karena ingin melihat suatu kejadian tertentu. Hampir sama dengan khalayak penonton hanya saja kerumunan ini tak direncanakan.
1. Acting Mobs
Kerumunan yang bertindak emosional untuk mencapai tujuan tertentu dengan menggunakan kekuatan fisik dan berlawanan dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.
2. Immoral Crowds
Kerumunan yang bersifat immoral dan hampir sama dengan kelompok ekspresif bedanya kerumunan ini bertentangan dengan norma-norma masyarakat
Sumber:
Friday, November 27, 2015
Peranan Pemuda pada Masyarakat
Nama: Muhammad Rezza Dermawan
NPM : 1B115119
Kelas : 4KA43
Pengertian tentang pemuda, dimana
Pemuda dapat diindetikan dengan kaum muda yang merupakan generasai bangsa
maupun regenerasi penerus bangsa yang akan datang. Bahwasannya adalah sebuah
kehidupan yang berdiri di rentang masa kanak – kanak, dan masa dewasa inilah
seorang pemuda bersifat labil, kontrol emosi dan dan kestabilan pendirian masih
bisa di pengaruhi pihak luar maupun sekitar. Seorang pemuda mempunyai sifat
jadi diri nya sebagai pemuda.
Peranan pemuda di masyarakat:
seorang pemuda harus lah bisa beradaptasi di wilayah lingkungan sekitar muapun
luar agar dapat bersosialisai dengan yang lain nya maupun berbaur dalam
keseharian nya. Dari cara individu pemuda di tuntut untuk dapat berinteraksi
dan bersosialisasi agar pemuda dapat berkembang maupun dapat menularkan ide
kreatif nya dari berbagai bidang agar dapat tersalurkan dan bermanfaaat untuk
masyrakat sekitar.
Peranan mahasiswa di masyarakat,
dari pembahasan di atas tentang pemuda kita sebagai mahasiswa secara individu
harus lah dapat berkembang dan menuangkan ide kreatif nya untuk dapat
mengembangkan apa yang telah kita punya dalam pemikiran maupun suatu alat yang
dapat di sosialisasikan terhadap masyarakat, agar masyarakat dapat merasakan
apa yang sudah kita terapkan dalam diri.
Sekian pembahasan dari peranan pemuda dalam masyarakat.
Tugas ISD VII
Nama Muhammad Rezza Dermawan
NPM 1B115119
Kelas 4KA43
Nama Muhammad Rezza Dermawan
NPM 1B115119
Kelas 4KA43
Menurut pandangan yang saya tanggapi mengenai tentang kehidupan sosial
masyarakat indonesia saat ini dapat di ilustrasikan sebagai masyarakat sosial
yang ada di beberapa bagian termasuk masyarakat sosial sebagai berikut:
· Masa berburu dan
mengumpulkan makanan, di mana pada jaman nya masyarakat indonesia sangat lah mengandalkan
berbagai sumber daya alam yang dimana dari apa yang mereka dapat itu akan di
tukar kan dengan masyarakat lain nya dengan menyesuaikan sesuai kebutuhan
pangan ataupun sandang. Dimana untuk saat ini yang sedikit saya ketahui bahwa
masyarakat berburu dan mengumpulkan masih di terapkan di wilayah-wilayah
terpencil di indonesia.
· Masa bercocok tanam, saat dimana manusia mulai memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara memanfaatkan hutan ataupun sawah sekitar dan di jadikan ladang. Pada dasarnya manusia bercocok tanam sangat di butuhkan kepada konsumen (pengguna) yang setiap hari nya akan mengkonsumsi dari apa yang sudah di tanam. Maka dari hasil bercocok tanam lah masyarakat bisa memenuhi kebutuhan – kebutuhan yang sudah apa masyarakat tanam. Pada dasarnya alam di indonesia sangat lah kaya yang dimana di berbagai daerah mempunyai kontur tanah yang sangatlah dapat di manfaatkan untuk bercocok tanam. Di mana dapat bercocok tanam seperti:
v Ubi
v Jagung
v Padi
v Tebu
v Teh
v Kelapa
v Singkong
v Tebu
v Teh
v Kelapa
v Singkong
Maupun yang lain yang dapat di konsumsi ataupun untuk di perjualkan ke yang
lain
Masyarakat kehidupan sosial secara ideal menurut saya di mana dari gambaran tersebut bahwasan nya masyarakat yang ideal harus lah mandiri dan membangun ekonomi yang dapat saling membantu kepada masyarakat yang lain nya dari hasil sumber daya alam dan kehidupan sosial yang telah di terapkan di atas. Agar masyarakat dapat merasakan dan mendapatkan apa yang sudah tuhan berikan agar dapat menjaga nya secara utuh.
Masyarakat kehidupan sosial secara ideal menurut saya di mana dari gambaran tersebut bahwasan nya masyarakat yang ideal harus lah mandiri dan membangun ekonomi yang dapat saling membantu kepada masyarakat yang lain nya dari hasil sumber daya alam dan kehidupan sosial yang telah di terapkan di atas. Agar masyarakat dapat merasakan dan mendapatkan apa yang sudah tuhan berikan agar dapat menjaga nya secara utuh.
Monday, November 16, 2015
Nama : Muhammad Rezza Dermawan
NPM :1B115119
Kelas : 4KA43
Monday, November 9, 2015
Tugas ISD V- 4KA43
Nama : Muhammad Rezza Dermawan
NPM :1B115119
Kelas : 4KA43
Berikut Tugas ISD KE V Kelas 4KA43
https://drive.google.com/drive/u/1/my-drive
Friday, October 30, 2015
Pada
Kesempatan Kali ini saya mendapatkan beberapa pertanyaan dari beberapa
soal mengenai Ilmu sosial dasar. berikut terlampir hasil jawaban pada
link terlampir.\
Ilmu Sosial dasar_Tugas_III_4KA43
Tugas ISD Pertemuan Ke IV Kelas 4KA43
Dimana tugas untuk pertemuan kali ini membahas tentang unsur-unsur pengetahuan menurut para ahli:
Unsur
religi ialah: Dalam rangka sistem religi 1) sistem religi, 2) sistem
ilmu ghaib. Semua aktivitas manusia yang bersangkutan dengan religi berdasarkan
atas suatu getaran jiwa, yang biasanya disebut emosi keagamaan, atau religious
emotion. Emosi keagamaan ini biasanya pernah dialami oleh setiap manusia,
walaupun getaran emosi itu mungkin hanya berlangsung untuk beberapa detik saja.
Untuk kemudian menghilang lagi. Emosi keagamaan itulah yang mendorong orang
melakukan tindakan-tindakan yang bersifat religi, suatu sistem religi dalam
suatu kebudayaan selalu mempunyai ciri-ciri untuk memelihara emosi keagamaan
itu di antara pengikut-pengikutnya. Dengan demikian emosi keagamaan merupakan
unsur penting dalam suatu religi. Bersama dengan unsur-unsur lain yaitu:
1. Sistem
keyakinan
2. Sistem
upacara keagamaan
3. Suatu
umat yang menganut religi itu.
Adapun
sistem kepercayaan dan gagasan, pelajaran, aturan agama, dongeng suci tentang
riwayat dewa-dewa (mitologi). Biasanya tervantum dalam suatu himpunan buku-buku
yang biasanya juga dianggap sebagai kesusastraan suci.
Sistem
upacara keagamaan secara khusus mengandung 4 aspek yang menjadi perhatian
khusus dari para ahli antropologi :
1. Tempat
upacara keagamaan dilakukan
2. Saat-saat
upacara keagamaan dijalankan
3.
Benda-benda dan alat-alat upacara
4.
Orang-orang yang melakukan dan memimpin
Aspek
pertama berhubungan dengan tempat-tempat keramat di mana upacara dilakukan,
yaitu: makam, candi, pura, kuil, gereja, langgar, surau, masjid dan seterusnya.
Aspek ke dua
adalah aspek yang mengenai saat-saat ibadah: hari-hari keramat dan suci dan
sebagainya. Aspek ke tiga adalah tentang benda-benda yang dipakai dalam
upacara: patung-patung, lonceng suci, genderang suci, dan sebagainya. Aspek ke
empat adalah aspek yang mengenai para pelaku upacara keagamaan, yaitu: para
pendeta, biksu, syaman, dukun dan lain-lain
Upacara-upacara
itu sendiri banyak juga unsurnya, yaitu:
1) Bersaji
2) Berkorban
3) Berdo'a
4) Makan
bersama makanan yang telah disajikan dengan do'a ]
5) Menari
tarian suci
6) Memainkan
seni drama suci
7)
Berprosesi atau berpawai
8)
Menyanyi-nyayian suci.
9) Berpuasa.
10)
Intoksikasi/mengaburkan pikiran dengan makan obat bius untuk mencapai keadaan
trance, mabuk.
11) Bertapa
12)
Bersemedi
Diantara
unsur-unsur upacara keagamaan tersebut ada yang dianggap penting sekali dalam
satu agama, tetapi tidak dikenal dalam agama lain, dan demikian juga
sebaliknya. Kecuali itu suatu acara upacara biasanya mengandung suatu rangkaian
yang terdiri dari sejumlah unsur tersebut, misalnya untuk kesuburan tanah, para
pelaku upacara dan para pendeta berpawai dahulu menuju ke tempat-tempat
bersegi, lalu mengorbankan seekor ayam, setelah itu menyajikan bunga kepada
dewa kesuburan, disusul dengan do'a yang diucapkan oleh para pelaku, kemudian
menyanyi bersama berbagai nyanyian-nyayian suci, dan akhirnya semuanya bersama
kenduri makan hidangan yang telah disilakan dengan do'a.
Sub unsur
ketiga dalam rangka religi, adalah sub unsur mengenai umat yang menganut
agama/religi yang bersangkutan. secara khusus sub unsur itu meliputi misalnya
soal-soal pengikut sesuatu agama, hubungannya satu dengan lain. hubungannya
dengan para pemimpin agama, baik dalam saat adanya upacara keagamaan maupun
dalam kehidupan sehari-hari dan akhirnya sub-unsur itu juga meliputi soal-soal
seperti organisasi dari para umat, kewajiban, serta hak-hak para warganya
sistem ilmu ghaib.
Dalam ilmu
ghaib sering terdapat konsepsi-konsepsi dan ajaran-ajarannya: ilmu ghaib juga
mempunyai sekelompok manusia yang yakin dan yang menjalankan. Ilmu gaib itu
untuk mencapai suatu maksud. Upacara ilmu ghaib juga mempunyai aspek-aspek yang
sama, ada pemimpin atau pelakunya, dukun, pada saat-saat tertentu yaitu
hari-hari keramat, ada peralatan untuk melakukan upacara, ada tempat, tertentu
di mana upacara harus dilakukan.
Walaupun
pada lahirnya religi dan ilmu ghaib sering kelihatan sama, dan sukar untuk
menentukan batas daripada upacara yang bersifat religi dan upacara yang
bersifat ilmu ghaib, pada dasarnya ada perbedaan yang besar sekali antara kedua
pokok itu. perbedaan dasarnya terletak dalam sikap manusia pada waktu ia sedang
menjalankan agama, manusia bersikap menyerah diri kepada Tuhan, kepada
dewa-dewa, kepada roh-roh nenek moyang, atau menyerahkan diri kepada kekuatan
tinggi yang disembahnya itu.
Dalam hal
ini manusia biasanya terhinggap oleh suatu emosi keagamaan. Sebaliknya, pada
waktu menjalankan ilmu gaib manusia bersikap lain. ia berusaha memperlakukan
kekuatan-kekuatan tinggi dan gaib agar menjalankan kehendaknya dan berbuat apa
yang ingin dicapainya.
1.
Masyarakat
Dalam bahas inggris dipakai istilah society yang
berasal dari bahas latin socius, berarti kawan. Istilah masyarakat sendiri
berasal dari akar kata arab syaraka yang berarti, ikut serta, berpartisispasi.
Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang saling
bergaul atau berinteraksi. Suatu kesatuan manusia dapat mempunyai prasarana
agar warganya dapat saling berinteraksi. Seperti jalan raya,system radio, dan
televise. Adanya perasaan untuk berinteraksi menyebabkan warga dari suatu
kelompok manusia itu saling berinteraksi. Sebaliknya, bila hanya adanya suatu
potensi untuk berinteraksi saja belum berarti bahwa warga dari suatu kesatuan
manusia benar-benar akan berinteraksi.
Perlu diperhatikan bahwa tidak semua kesatuan
manusia yang bergauk atau berinteraksi itu merupakan masyarkat, karena suatu
masyarakat harus mempunyai suatu ikatan lain ynag khusus.
Ikatan yang membuat suatu kesatuan manusia menjadi
satu masyarakat adalah pola tingkah laku yang khas mengenai semua factor
kehidupannya dalam sebuah batas kesatuan itu. Pola itu harus bersifat mantap
atau kontinu, denagan kata lain, bahwa pola tersebut sudah menjadi adat
istiadat yang khas.
Selain ikatan adat istiadat ynag khas meliputi
sector kehidupan dan kontinuitas waktu, warga masyarakat harus mempunyai ciri
lain, yaitu suatu rasa identitas bahwa mereka memang merupakan suatu kesatuan
khusus yang berbeda dati kesatuan-kesatuan manusia lainnya. suatau Negara,
kota, desa misalnaya, merupakan kesatuan manuisa yang memiliki empat ciri
khusus, yaitu: (1) interaksi antar warga-warganya, (2) adat istiadat, norma,
hukum dan aturan-aturan khas yang mengatur seluruh pola tingkah laku warganya,
(3) kontinuitas waktu, (4) rasa identitas yang kuat mengikat warganya.
Dari beberapa ciri diatas, maka definisi dari
masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang saling berinteraksi menurut suatu
system adat istiadat tertentu yang bersifat kontinu, dan yang terikat oleh
suatu rasa identitas bersama.
2.
Kategori sosial
Masyarakat sebagai suatu kelompok manusia yang
sangat umum sifatnya, mengandung kesatuan-kesatuan yang sifatnya lebih khusus,
tetapi belum tentu mempunyai syarat pengikat yang samadengan suatu masyarakat.
Kategori sosial adalah suatu kesatuan manusia yang
terwujud karena adanya suatu ciri atau suatu kompleks ciri-ciri objektif yang
dapat dikenakan pada manuisa-manusia itu. Ciri-ciri objektif itu biasanya
dikenakan oleh pihak luar kategori sosial itu sendiri tanpa disadari oleh yang
bersangkutan, dengan suatu maksud praktis tertentu. Contohnya, dalam masyarkat
suatu Negara ditentukan malalui hukumnya bahwa ada kategori warga diatas umur
18 tahun, dan kategori warga berumur dibawah 18 tahun, dengan maksud untuk
membedakan antara warga ynag mempunyai hak pilih dan warga yang tidak mempunyai
hak pilih dalam pemilihan umum.
Suatu kategori sosial biasanya tidak terikat oleh
kesatuan adat, system nilai, atau norma tertentu. Suatu kategori sosial tidak
mempunyai lokasi, organisasi, dan pimpinan.
3.
Golongan sosial
Kategori sosial dan golongan sosial sering sering
dianggap sebagai suatu konsep yang sama, namun pada kenyataannya mempunyai
unsur-unsur perbedaan yang jelas. Suatu golongan sosial juga merupakan suatu
kesatuan manusia yang ditandai oleh suatu ciri tertentu. Sering kali ciri itu
dikenakan pada mereka dari pihak luar kalangan merka sendiri. Meski demikian,
golongan sosial mempunyai ikatan identitas soaial. Hal itu dapat disebabkan
karena kesadaran identitas itu tumbuh sebagai respon atau reaksi terhadap cara
pihak luar memandang golongn sosial tadi. Mungkin juga karena golongan itu
memang terikat oleh suatu system niali, norma, dan adat istiadat tertentu.
Suatu golongan sosial dapat juga timbul karena
adanya pandangan negative dari orang lain diluar golongan itu. Misalnya: golongan
negro dalam masyarkat Negara amerika serikat, disebabkan ciri-ciri ras yang
tampak lahir secara mencolok dan membedakan mereka dari warga Negara amerika
serikat lainnya yang memiliki ciriciri khas kaukasoid.
Dalam masyarakat masih ada suatu kesatuan manusia
yang dapat disebut golingn sosial, yaitu lapiasan atau kelas sosial. Dalam
masyarakat kuno ada lapisan-lapisan seperti lapisn bangsawan, lapisan orang
biasa, dan lapisan budak. Lapisan atau golonagn semacam itu terjadi karena
manusia yang dikelaskan mempunyai suatu gaya hidup yang khas.
4.
Kelompok dan perkumpulan
Suatu kelompok atau group juga merupakan suatu
masyarakat karena memnuhi syarat-syaratnya, selain ciri-ciri yang ada dalam
masyarakat juga mempunyai ciri tambahan, yaitu organisasi dan pimpinan, dan
selalu tampak sebagai kesatuan dari individu-individu pada masa-masa yang secra
berulang berkumpul dan kemudian bubar lagi.
Untuk menghindari kesalah pahaman digunakan istilah
lain dalam bahas Indonesia yang mempunyai arti lebih jelas untuk menyebut kedua
macam kelompok dan organisasi. Association diterjemahkann dengan istilah
perkumpulan. Dasar organisasinya adalah organisasi buatan. Group diterjemahkan
denagn istilah kelompok, atau menurut Cooley kelompok primer. Dasar
organisasinya adalah organisasi adat.
Suatu kelompok primer dengan organisasi adat,
biasanya mempunyai system pimpinan yang berbeda sifatnya dari pada perkumpulan
dengan oarganisasi buatan. Pimpinan kelompok lebih berlandaskan kewibawaan dan
karisma, sedangkan hubungan dengan warga kelompok yang dipimpin lebih
berdasarkan hubungn asas perorangan. Sebaliknya, pimpinan perkumpulan biasanya
lebih berlandaskan wewenang dan hukum, sedangkan hubungan dengan anggota
kelompok yang dpimpin lebih berandaskan hubungan anonym dan asas guna.
Unsur
Peralatan: Yang dimaksud dengan teknologi adalah jumlah
keseluruhan teknik yang dimiliki oleh para nggota suatu masyarakat, meliputi
keseluruhan cara bertindak dan berbuat dalam hubungannya degnan pengumpulan
bahan bahan menta, pemrosesan bahan bahan itu untuk dibuat menjadi alat kerja,
penyimpanan, pakaian, perumahan, alat trasportasi dan kebutuhan lain yang
berupa benda meterial.
Unsur
teknologi yang paling menonjol adalah kebudayaan fisik yang meliputi, alat alat
produksi, senjata, wadah, makanan dan minuman, pakaian dan perhiasan, tempat
berlindung dan perumahan serta alat alat transportasi.
Unsur Mata Pencaharian Hidup: Sistem
mata pencaharian hidup merupakan segala usaha manusia untuk mendapatkan barang
dan jasa yang dibutuhkan. Sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi
yang meliputi, berburu dan mengumpulkan makanan, bercocok tanam, peternakan,
perikanan, perdagangan.
Unsur
Bahasa: Bahasa adalah suatu pengucapan yang indah dalam elemen
kebudayaan dan sekaligus menjadi alat perantara yang utama bagi manusia untuk
meneruskan atau mengadaptasi kan kebudayaan. Bentuk bahasa ada dua yaitu bahasa
lisan dan bahasa tulisan.
Unsur
Pengetahuan : Sistem pengetahuan itu berkisar pada pegetahuan
tentang kondisi alam sekelilingnya dan sifat sifat peralatan yang dipakainya.
Sistem pengetahuan meliputi ruang pengatahuan tentang alam sekitar, flora dan
fauna, waktu, ruang dan bilangan, sifat sifat dan tingakh laku sesama manusia,
tubuh manusia.
Unsur
Kesenian : Secara sederhana eksenian dapat diartikan sebagai segala
hasrat manusia terhadap keindaha. bentuk kendahan yang beraneka tagam itu timul
dari permainan imajinasi kreatif yang dapat memberikan kepuasan batin bagi
amnusia. Secara garis besar, kita dapat memetakan bentuk kesenian dalam tiga
garis besar, yaitu seni rupa, seni suara dan seni tari.
;;
Subscribe to:
Posts (Atom)
